Saturday, June 15, 2024
HomeHari LiburIdhul Adha 2016 Dirayakan Secara Bersama

Idhul Adha 2016 Dirayakan Secara Bersama

Kontroversi penetapan hari raya idhul qurban 2015 berbeda-beda. Ada yang mulai menjalankan sholat ied tanggal 23 September dan ada pula yang menjalankan tanggal 24 September 2015. Perbedaan aliran dalam agama Islam di Indonesia menjadi dasar keyakinan dalam berpendapat. Negara dengan mayoritas penduduk Islam ini mempunyai banyak golongan, sehingga masing-masing dari mereka menjalankan ibadah hari raya sesuai keyakinan dan tuntunan sendiri. Pemerintah menetapkan hari Idhul Adha 2016 berdasarkan ahli astronomi. Ada beberapa persyaratan yang diberlakukan pemerintah terkait Imnakur rukyat Kementrian Agama Republik Indonesia.

Syarat Penetapan Hari Raya Idhul Adha

Syarat pertama yakni tinggi bukan harus lebih atau sama dengan 2 derajat. Jika tidak berada pada posisi keduanya, maka belum syah untuk menetapkan awal bulan. Elongasi bulan harus melebihi atau sama dengan 3 derajat. Setelahnya, umur jam harus lebih atau sama dengan 8 jam. Tetapi untuk kriteria yang digunakan oleh golongan Muhammadiyah tidak seperti perhitungan pemerintah dengan syarat Imaknur Rukyat dengan metode hisab astronomi. Bila hilal sudah terlihat meskipun hanya setengah derajat, warga Muhammadiyah tetap melaksanakan ibadah Qurban.

Tidak dapat dipungkiri jika kemunculan bulan dan matahari tidak bisa dilihat langsung dengan mata telanjang. Sehingga harus menggunakan teleskop dan disesuaikan dengan ilmu astronomi. Selain itu hal lain yang berkontribusi dalam penetapan tanggal yakni masalah waktu terbenam. Antara wilayah Indonesia bagian barat dan Makkah memiliki jeda waktu 4 jam, apalagi untuk wilayah timur ditambah dengan 2 jam. Keadaan tersebut memungkinkan waktu terbenam matahari akan berbeda sehingga perhitungan hisab pun akan berbeda dengan belahan dunia lain.

Perbedaan Perayaan Idhul Adha

Selama 12 tahun terakhir, Indonesia melaksanakan perayaan hari Qurban dengan waktu berlainan. Perbedaan perayaan sudah terjadi lima kali yaitu pada tahun 2003, 2005, 2010, 2014, dan 2015. Misalnya saja pada tahun 2015 pemerintah menentukan idhul adha jatuh pada Kamis tanggal 24 September. Sedangkan Muhammadiyah melaksanakan sehari sebelumnya, yakni pada tanggal 23 September. Perbedaan tersebut sudah diprediksi oleh Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan) pada Juni 2014 lalu. Saat itu, Lapan menyatakan idul fitri akan dilaksanakan serentak mulai tahun 2015 hingga 2022. Sementara untuk idhul adha sendiri baru bisa sama mulai tahun 2016 hingga 2022. Untuk Idhul Adha 2016 dimungkinkan akan dilaksanakan pada tanggal 12 September.

Mungkin kontraversi ini yang membuat mereka secara tidak sadar menjalankan hari raya Idhul Fitri dan Idhul Adha terjadi dua kali. Dengan adanya perbedaan tersebut jangan lantas menjadi perpecahan antar umat Islam. Semoga dengan amalan dan keyakinan kita masing-masing, masalah waktu pelaksanaan tidak menjadi pengaruh untuk menjalankan ibadah dengan lebih baik.

sumber: https://hariliburnasional.com

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments