Wednesday, June 19, 2024
HomeDestinasi WisataCurug Dago Bandung Keindahan Terpendam

Curug Dago Bandung Keindahan Terpendam

 

Curug Dago Bandung
sumber: google.co.id

Bandung merupakan salah satu kota besar di Indonesia yang menyimpan sejuta potensi. Salah satunya ialah Curug Dago Bandung yang merupakan wisata air terjun di bandung setinggi 12 meter dan ketinggiannya 800 meter dari permukaan laut. Terbenturnya curug dago akibat aliran sungai Cikapundung yang alirannya di mulai dari Maribaya. Curug ini berada di daerah Taman Hutan Raya Ir H Djuanda, Bandung, letak lokasinya berada di bukit Dago yang agak tersembunyi. Karena lokasi yang agak sulit di jangkau, membuat sedikitnya wisatawan yang berkunjung, serta akibat promosi yang kurang luas mengakibatkan jumlah pengunjung semakin berkurang.

Untuk sampai ke curug dago bandung, tidaklah sulit. Kita coba dari Terminal Dago dan berangkat dari arah bandung kota dan selanjutnya menuju simpang dago untuk menyamakan persepsi. Langsung saja kita menuju jalan Ir. H Djuanda, kita ikuti saja jalan tersebut hingga menemui jalang bercabang dan kita memilih yang ke kiri saja. Memang jalannya agak menurun dan menukik, namun tidak terlalu berbahaya. Lalu kita akan menemui sebuah plang yang menandakan adanya lokasi menuju curug dago, kira – kira beberapa meter saja. Kita akan memasuki jalan berbeton yang hanya mampu dilewati satu motor saja. Setelah 200 meter kita akan menemui pos disebelah kanan, itu adalah pintu masuk ke curug ldago yang resmi.

Pastikan setelah kita masuk, kita membeli tiket seharga Rp.11.000,00 yang dilampiri lembar asuransi, untuk parker motor akan dikenakan biaya Rp.5000.00. jika kalian tahu, Air terjun dago bandung ini juga menyimpan nilai sejarah yang sangat tinggi. Tidak jauh dari curug dago bandung terdapat bekas sebuah kerajaan Thailand. Disan tak jauh dari curug yang indah ini terdapat dua prasasti peninggalan dari dua raja terdahulu. Pertama dari Raja Rama V dan yang kedua dari Raja Rama VII yang keseluruhan dari keturunan dinasti Chakri

Wisata air terjun yang mulai terlupakan

Kondisi Curug Dago Bandung saat ini semakin mengalami kemunduran, banyak perubahan yang terjadi, seperti semakin keruhnya warna air terjun dago. Keadaan ini diperparah dengan banyaknya sampah pada aliran sungai yang menambah warna kecoklatan aliran air. Perkembangan pembangunan di zaman ini yang semakin maju, seperti contohnya pabrik-pabrik dan perumahan yang dibangun di atas Curug Dago Bandung semakin memberikan dampak negatif untuk keseimbangan ekosistem alam dan semakin tergerus waktu ke waktu.

Sebenarnya potensi Curug Dago ini sangatlah besar jika mendapat perhatian yang besar dari semua pihak. Lebatnya pepohonan di sepanjang rute menuju Curug Dago Bandung membuat sinar matahari enggan masuk, menambah suasana tentram dan asri. Namun akibat tidak adanya plang plang sebelum rute ke curug bandung, terkadang membuat para wisatawan bingung dan harus bertanya kepada orang yang ditemui.

sumber: https://hariliburnasional.com

RELATED ARTICLES
- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments