Tuesday, June 25, 2024
HomeHari LiburHari Kejepit Antara Libur Dan Tidak Libur

Hari Kejepit Antara Libur Dan Tidak Libur

Ada banyak orang yang sekarang ini bekerja sebagai pekerja kantoran, termasuk di bidang pendidikan, misalnya sebagai guru. Sebagaimana umumnya peraturan yang berlaku, maka ada hari-hari libur tertentu yang ditetapkan berdasarkan kalender yang berlaku pula. Salah satu momen yang seringkali menjadi pro kontra adalah momen hari kejepit. Pro kontra itu tentunya berkaitan dengan apakah pada hari yang bersangkutan pekerjaan diliburkan ataukah tidak. Meskipun hal tersebut merupakan masalah yang nampak sepele, akan tetapi jelas penting untuk melihat seperti apa sebenarnya langkah yang mungkin diambil pada saat hari tersebut tiba.

Pada dasarnya hari semacam itu merupakan hari kerja yang diapit oleh dua hari libur. Misalnya pada hari jumat anda libur, sabtu merupakan hari aktif di instansi anda, kemudian hari minggu libur. Sebagian orang mungkin berpendapat bahwa dalam posisi semacam itu, masuk pada hari sabtu merupakan momen yang tak menyenangkan karena cenderung merepotkan. Maka sebagian besar orang lebih memilih untuk libur pada hari sabtunya. Dengan demikian, hari libur pegawai pun menjadi 3 hari berturut-turut dari hari jumat sampai minggu.

Hari Kejepit dan Peraturan Libur

Pertanyaannya, sebenarnya seperti apa peraturan yang resmi untuk kondisi seperti di atas? Apakah libur atau tidak? Kebanyakan instansi memberlakukan kebebasan pada pegawainya untuk masuk ataupun tidak pada hari tersebut. Beberapa menerapkan peraturan masuk setengah hari, sementara beberapa yang lain memberikan ketegasan untuk libur sekalian. Terkadang keputusan yang diambil juga dibebaskan pada keputusan instansi. Dengan demikian, instansi tersebut boleh memutuskan sendiri antara libur atau tidaknya pada kondisi semacam itu.

Saat instansi anda memberikan peraturan libur, maka ada banyak cara untuk memanfaatkan hari tersebut. Terkadang ada juga yang disebut sebagai hari kejepit nasional, yaitu hari ketika ada peraturan resmi dari pusat bahwa semua instansi memang meliburkan pegawainya pada hari yang bersangkutan. saat libur itu mungkin saja bagi anda misalnya untuk berlibur bersama keluarga anda. Bisa juga anda memanfaatkannya untuk memperbaiki atau membersihkan rumah atau kebun anda bersama keluarga anda. Momen itu bisa dimanfaatkan sebagai momen keluarga.

Akan tetapi jika ternyata pada hari kejepit tersebut anda tidak libur, maka anda tetap harus masuk bekerja. Usahakan supaya semua pekerjaan anda bisa diselesaikan pada hari itu, sehingga ketika besok hari anda kembali libur, anda benar-benar bisa memanfaatkan liburan tersebut untuk refreshing. Jika anda merasa tanggung untuk bekerja pada hari itu, anda juga bisa bekerja dengan santai kemudian membawa pekerjaan anda yang tersisa ke rumah. Anda bisa menyelesaikannya di rumah dengan waktu yang tersisa lumayan lama sebab ditambahkan dengan besok hari libur. Dengan demikian, hari libur anda yang dimanfaatkan untuk refreshing adalah hari libur yang pertama.

oleh: https://hariliburnasional.com

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments